Update! Pelaksanaan Tes SKB CPNS 2020 Setelah Lebaran
Ada kabar
gembira dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) seputar jadwal pelaksanaan Seleksi
Kompetensi Bidang (SKB) rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019.
Sesuai
jadwal, tahapan SKB CPNS ini harusnya sudah digelar sejak 25 Maret 2020 lalu.
Namun
karena virus Corona atau covid-19 merebak di Indonesia, pelaksanaan SKB CPNS
2019 ini ditunda hingga waktu yang belum bisa ditentukan.
INFORMASI VIDEO RESMI DARI BKN KLIK DISINI ATAU https://youtu.be/aATDUIsshto
INFORMASI VIDEO RESMI DARI BKN KLIK DISINI ATAU https://youtu.be/aATDUIsshto
Belakangan,
BKN pada 1 Mei 2020 memberikan kabar baik dan informasi penting bagi para
peserta
BKN maupun
Panselnas CPNS 2019 menyatakan tes SKB tetap dilaksanakan tetapi menunggu
situasi yang lebih aman untuk kesehatan masyarakat.
Baca Juga : Segera Claim.. Cara Daftar Diskon Listrik 900 VA dan 1300 VA Nonsubsidi yang Dibuka Mulai 1 Kemarin Mei 2020
Pemerintah
hingga saat ini belum memutuskan bahwa pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) pada seleksi CPNS Formasi Tahun 2019 akan ditiadakan.
Seperti
halnya dengan Seleksi Kompetesi Dasar (SKD), SKB akan menjadi rangkaian seleksi
yang hasilnya akan turut menentukan kelulusan peserta dalam seleksi CPNS.
Pelaksanaan
SKB yang pada rencana semula akan digelar mulai 25 Maret 2020 diputuskan
ditunda sampai hingga waktu yang Pelaksanaan
SKB yang pada rencana semula akan digelar mulai 25 Maret 2020 diputuskan
ditunda sampai hingga waktu yang belum ditentukan.
Penundaan
pelaksanaan SKB telah disampaikan oleh Panitia Seleksi Nasional (Panselnas)
melalui Surat Menteri PANRB Nomor B/318/M/SM/01.00/2020 tanggal 17 Maret 2020
perihal Penundaan Jadwal SKB Seleksi CPNS Formasi Tahun 2019 dengan merujuk
pada Peraturan Menteri PANRB Nomor 23 Tahun 2019 tentang Kriteria Penetapan
Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil dan Pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2019, dan
Surat Kepala BKN Nomor K 26-30/V 205-4/99 tentang Jadwal Pelaksanaan Seleksi
Penerimaan CPNS Formasi Tahun 2019.
Keputusan
penundaan ini dilatarbelakangi oleh situasi wabah virus covid-19 yang sudah
ditetapkan sebagai Bencana Nasional.
Perlu pula
kami sampaikan, komposisi penetapan kelulusan peserta seleksi CPNS formasi 2019
tetap akan mengacu ketentuan yang tertuang pada Peraturan Menteri PANRB Nomor
23 Tahun 2019 tentang Kriteria
Penetapan
Kebutuhan PNS dan Pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2019.
Sejumlah
hal yang diatur dalam regulasi tersebut di antaranya pembobotan nilai SKD dan
nilai SKB adalah 40% dan 60%.
Penjelasan
ini sekaligus merupakan bantahan atas sejumlah informasi tak berdasar yang
menyebutkan bahwa kelulusan pada seleksi CPNS Formasi tahun 2019 hanya melihat
hasil SKD.
Saat ini
BKN sedang mengkaji kemungkinan pelaksanaan SKB jika akan berlangsung di tengah
pandemi covid-19.
Baca Juga : Segera Claim.. Cara Daftar Diskon Listrik 900 VA dan 1300 VA Nonsubsidi yang Dibuka Mulai 1 Kemarin Mei 2020
Selain itu
BKN juga sedang mengelaborasi model pelaksanaan SKB yang tidak bertentangan
dengan protokol kesehatan dan keselamatan jika akan digelar dalam situasi
pandemi virus ini.
Digelar usai Lebaran
Kepala
Kantor Regional VII BKN Palembang Ir Agus S saat Live Talk Sumsel Virtual Fest
yang diadakan Tribun Sumsel dan Sriwijaya Post mengatakan, untuk tes Seleksi
Kompetensi Bidang (SKB) akan diadakan tahun ini dengan segala kondisinya.
"Tes
SKB akan diadakan setelah Lebaran, tapi tanggal pastinya belum diketahui. Yang
sedang disiapkan sekarang ini modelnya akan seperti apa, ini yang sedang
didiskusikan. Yang jelas kita akan menerapkan protokol yang ketat," kata
Agus, Rabu (29/4/2020).
INFORMASI VIDEO RESMI DARI BKN KLIK DISINI ATAU https://youtu.be/aATDUIsshto
INFORMASI VIDEO RESMI DARI BKN KLIK DISINI ATAU https://youtu.be/aATDUIsshto
Lebih
lanjut ia mengatakan, kalau sebelumnya jaraknya setengah meter maka kedepan
jaraknya akan dibuat satu setengah sampai dua meter.
Kalau waktu
di Gedung Golden Sriwijaya yang tes 700-800 orang maka mungkin nanti akan jadi
300-400 orang saja.
"Lalu
terkait ada isunya langsung perankingan, saya nyatakan itu tidak benar. Mari
kita berdamai dengan covid-19, sehingga kita bisa mengadakan tes SKB ini dengan
aman," ungkapnya.
Menurutnya,
alternatif jika diadakan SKB ini cukup banyak misal tidak boleh lagi banyak
yang diluar.
Kalau
sebelumnya yang nganter tes CPNS itu banyak bisa semobil maka kedepan akan
dilarang
"Kalau
nginap di hotel dicek dulu hotelnya pastikan aman dan menerapkan
protokol-protokol yang benar terhadapa antisipasi covid-19," ungkapnya.
Agus pun
memberikan tips untuk tes CPNS, pada saat tes jangan berharap lulus tapi
berharap ini adalah ibadah. Jadi kalau diterima jadi ibadah.
Belajarlah
dengan baik misal lima jam dan saat belajar handphone dimatikan.
Ia pun
mengatakan, bahwa seleksi CPNS sekarang sudah cukup baik dan sangat baik.
Dari 2006
ditemukan, 2008 diuji dan sejak 2014 di dorong untuk seperti saat ini. Hampir
semua bilang CPNS sekarang ini sudah bagus.
"Kalau
kita berangkat pada biologi, namanya ada tabel periodik yang dipengaruhi dua
hal yaitu genetiknya dan lingkungan. Kalau genetik sudah bagus tapi yang di
khawatirkan itu lingkungannya. Seperti yang kita ketahui bahwa Sumsel, Jambi,
Bengkulu itu hampir satu tipe beda sedikit," ungkapnya.
Menurutnya,
kalau CPNS yang sudah bagus ini dikelola oleh tata kelola yang buruk maka akan
buruk. Tetapi lingkungan itu sulit untuk diubah. Maka yang bisa dilakukan
membina CPNS. Dengan harapan bisa memperbaiki good governance.
Update Info
Setiap Hari
Anggota
DPRD Kota Pontianak, Zulfydar Zaidar Mochtar mengatakan meskipun belum ada kepastian
waktu tentang pelaksanaan SKB penerimaan CPNS 2019 lalu sebagai akibat
dariwabah covid 19, Panitia Seleksi di daerah secara berkala memberikan
informasi terbaru kepada para peserta tentang pelaksanaan SKB.
Menurutnya
saat ini para peserta yang telah dinyatakan lulus SKD pasti sangat berharap
besar dapat lulus dan diangkat menjadi CPNS.
"Panitia
diharapkan dapat menyampaikan pesan secara berulang kepada peserta agar mereka
tidak merasa diabaikan karena mereka telah dinyatakan lulus ke tahap berikutnya,"
ujarnya.
Para
peserta juga harus dapat memaklumi, bahwa pemerintah mulai dari level pusat
hingga di daerah tengah terkonsentrasi untuk menangani covid- 19.
Oleh karena
itu, karena belum ada pengumuman waktu pelaksanaan SKB momentum tersebut dapat
dimanfaatkan oleh para peserta untuk memaksimalkan persiapan.
Sehingga
ketika waktu tes telah ditentukan dapat memberikan jawaban dengan maksimal.
"Para
peserta meski rajin juga memantau dan mencari informasi terbaru soal waktu tes,
di saat sekarang saya pikir sudah sangat jarang seseorang ketinggalan
informasi. Sebab pasti pansel menyampaikan informasi secara online maupun
offline," ujar Zulfydar Zaidar Mochtar.
"Pansel
harus memastikan semua informasi yang diupdate tersampaikan. Sebab seluruh
peserta punya kesempatan yang sama untuk terpilih menjadi abdi negara,"
pungkas Zulfydar Zaidar Mochtar.
Baca Juga : Segera Claim.. Cara Daftar Diskon Listrik 900 VA dan 1300 VA Nonsubsidi yang Dibuka Mulai 1 Kemarin Mei 2020
Sumber :
https://kaltim.tribunnews.com/2020/05/01/kabar-terbaru-skb-cpns-dipastikan-tak-dihapus-digelar-usai-lebaran-lihat-informasi-penting-lain?

Belum ada Komentar untuk "Update! Pelaksanaan Tes SKB CPNS 2020 Setelah Lebaran"
Posting Komentar
Silahkan Berkomentar Jika ada link Error...!!